Jiwa Sosial Cristiano Ronaldo Untuk Pengungsi Suriah

Jiwa Sosial Cristiano Ronaldo Untuk Pengungsi SuriahDikabarkan Cristiano Ronaldo menunjukkan jiwa sosialisnya sewaktu menggandeng seoarang anak pengungsi Suriah ketika Real Madrid menjamu Granada di Santiago Bernabéu akhir pekan kemarin.

Zaid Mohsen merupakan nama bocah beruntung yang menjadi maskot CR7 ketika memasuki lapangan pertandingan. Ronaldo dengan erat menggandeng tangan Zaid dan mengenakan t-shirt bertuliskan dukungannya kepada para pengungsi Suriah yang disambut tepuk tangan meriah dari para penonton.

Menurut laporan media massa sports, Zaid mulai dikenal publik ketika ia tertangkap kamera berada dalam gendongan ayahnya, Osama, saat ditendang oleh seorang jurnalis Hongaria.

Oleh karena Berita tentang kejadian yang dialami Zaid dan ayahnya itupun terdengar hingga ke ruang ganti Real Madrid. Secara khusus Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, mengundang keluarga Zaid Mohsen ke Spanyol untuk bertemu dengan para pemain Real Madrid yang konon merupakan idola Osama dan Zain.

Setibanya di Kota Madrid, Zaid dan keluarganya diajak berkeliling markas Los Blancos hingga mengunjungi Akademi Sepak bola Real Madrid bersama beberapa punggawa El Real.

Puncaknya adalah ketika Zaid Mohsen diminta untuk mendampingi sang mega bintang, Cristiano Ronaldo, untuk menjadi maskot melawan Granada. Dengan wajah yang sangat senang bocah kecil itu menginjakkan kaki di rumput Santiago Bernabéu.

Zaid adalah penggemar saya. Dia harus tahu hari ini dengan siapa dia berfoto di Bernabéu,” ucap Ronaldo.

Dengan tanpa canggung, Zaid bahkan sempat melepaskan tangan idolanya tersebut dan berlari ke arah barisan pemain Madrid sembari melompat seperti yang dilakukan Ronaldo ketika memasuki lapangan.Akan tetapi karena begitu senangnya, Zaid terjatuh dan seketika langsung ditolong oleh Ronaldo.

Seketika ada satu fenomena yang kembali menyentuh hati dari sosok Cristiano Ronaldo. Meski dipredikatkan sebagai pemain paling hebat abad ini, namun jiwa sosial pemain berusia 30 tahun itu tidak bisa diukur sebelah mata.

selesai pertandingan, secara simbolis Florentino Pérez memberikan bantuan kepada para pengungsi Suriah sebesar satu juta Euro. Ia juga menawarkan Osama pekerjaan dan segala bentuk akomodasi setelah mengetahui ayah Zaid Mohsen itu merupakan seorang pelatih sepak bola di Suriah.

Ini merupakan mimpi yang menjadi kenyataan. Saya dan seluruh keluarga sangat mencintai tim ini (Real Madrid). Di Suriah, kami selalu berkhayal agar bisa jumpa dengan para pemain Madrid. Namun hari ini, mimpi itu telah terwujud,” ujar Osama dengan wajah terharu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *